Showing posts with label visit indonesia. Show all posts
Showing posts with label visit indonesia. Show all posts

Tuesday, 25 August 2015

I Have Never Been A Beach Girl


Burned face, wet clothes, sand leftover in your pants, salty water, wind that possibly makes you catch a cold; what is so good from beach? Everytime people ask about my kind of holiday escape -- mountain or beach -- I confidently say: mountain! Yet, in my opinion, some visit to certain famous beaches is necessary. Living in Jakarta for past seven years, sounds silly if I never come to Kepulauan Seribu, doesn't it?

Disturbing picture alert: this post will show description unrelated to attached pictures. Don't get confused.

Friday, 21 August 2015

A Drop of Ambon Manise


Waiselaka Spring, Ambon
Working during new year holiday may sometimes be a great experience. I visited Ambon, the capital city of Maluku of Indonesia on duty right at the beginning of this year, 30 December 2014 to 2 January 2015.

Thursday, 20 August 2015

Trio

Malang, 8 August 2015
This is the first picture of September 2012 batch taken in this year's division outing, 8 August 2015 in Malang, Jawa Timur. In fact, from 7 (of 17 persons) left until today, only three of us participated in current year's event. Right after this moment, I realised that a pretty similar picture was taken a year before.
Belitong, 13 September 2014
This was us, a year back: my first picture of the batch in outing year 2014. The difference was, due to flight schedules, we were separated in different groups, leaving me with three of us in one group tour together. During outing, chance was so little for me to see the rest of my batch. Spot any differences, huh?

Monday, 2 June 2014

Mentok

I went to Bangka on 23-28 March 2014 in a duty travel from my firm. Here I was responsible to do stock taking for one of our client, PT Timah Tbk. I went to its smelter called Unit Metalurgi PT Timah Tbk in Mentok, west coast of Bangka. This place is actually very beautiful, unfortunately I hardly found a time to do local travel.

Mentok is the closest place to Palembang from Bangka.
Those who travel from Palembang-Bangka using ferry will anchor in Mentok.

Sunday, 5 January 2014

Lost in Sulawesi - Day 2: Toraja, the Land of Deads (Part 2)

Dari post sebelumnya:
Gue, Dara, dan Dana terbang ke Makassar dan langsung pergi ke Tana Toraja. Kami bermalam di rumah teman gue, Anggi, yang asli orang Toraja. Pagi ini kami pergi ke lokasi pemakaman pertama di Rante Lemo.

Menjelang siang, perjalanan kami lanjutkan ke Londa, di mana orang daerah tersebut memakamkan keluarganya di gua yang terletak di sana.

Kerbau aduan di pintu masuk Londa

Kami menyewa sebuah lampu gas seharga Rp30,000 untuk membantu penerangan selama berada di dalam gua, serta seorang pemandu (dengan bayaran seikhlasnya yang biasanya, katanya, sebesar Rp20,000). Menurut pemandu tersebut, makam di Londa ini khusus diperuntukkan bagi anggota marga Tolengke.

Wednesday, 9 October 2013

Lost in Sulawesi - Day 2: Toraja, the Land of Deads (Part 1)

Dari post sebelumnya:
Gue, Dara, dan Dana terbang ke Makassar dan langsung pergi ke Tana Toraja. Kami bermalam di rumah teman gue, Anggi, yang asli orang Toraja.

Pagi ini, jadwal kami adalah keliling di tempat wisata sekitar Tana Toraja. Dulu daerah Toraja termasuk dalam satu Kabupaten Tana Toraja, namun belakangan ini terbagi menjadi dua, yaitu Kabupaten Tana Toraja (ibukota Malake) dan Kabupaten Toraja Utara (ibukota Rantepao). Rumah Anggi sendiri terletak di Makale. Menurut keluarganya, pemecahan daerah ini terjadi karena masyarakat daerah Toraja Utara tidak pernah menjadi pemimpin daerah Tana Toraja.

Tana Toraja terletak di daerah pegunungan yang hawanya sejuk dan airnya dingin. Mandi pagi di sana rasanya udah kayak mandi di kampung halaman yang rasanya segeeerrrr. Kotanya kecil, pusat kotanya berupa sebuah kolam besar dengan patung pahlawan lokal Lakipadada. Di sekitarnya terletak bangunan-bangunan penting, seperti gereja kristen dan katolik, taman olahraga, gedung DPRD, rumah dinas pejabat daerah, kantor dinas pariwisata, satu-satunya universitas di Tana Toraja: Universitas Kristen Indonesia, serta sekolah-sekolah.

Panorama: Pusat Tana Toraja (kiri-kanan: gedung DPRD, gereja katolik, lapangan olahraga, UKI, patung Lakipadada)
Pusat Tana-Toraja (kiri-kanan: gereja kristen, gedung DPRD, patung Lakipadada, gereja katolik)

Monday, 7 October 2013

Lost in Sulawesi - Day 1: Welcome to Sulawesi!!!!

Tanggal 25-28 September kemaren gue berkesempatan untuk main-main ke Makassar sama dua orang adek gue, Dara dan Dana. Perjalanan ini sebenernya agak sedikit nekat, karena awalnya kami cuma tergoda tiket murah AirAs*a, seorang bolak-balik Jakarta-Makassar 300ribu rupiah hehehhhee. Setelah tiket dibeli kami baru mulai mencari-cari obyek wisata mana yang akan didatangi.

Kebetulan sekaliiiii, my sister Dara orangnya sangat impulsif dan dia tergoda sama temennya yang baru pulang backpack dari Toraja, ngajakin kami untuk main ke Toraja aja, nggak di Makassar. Awalnya gue setuju-setuju aja, soalnya gue pikir Toraja itu masih deket Makassar hahahha. Ternyata jauh yaaa, dari Makassar sendiri masih perlu naik bis ke Toraja selama sekitar 9 jam, yang kira-kira sama seperti terbang dari Medan ke Jakarta, trus lanjut naik bis ke Jogja. Agak berasa bego sih kalo mau nurutin gitu. Tapi setelah dipikir-pikir ke Toraja memang gak ada penerbangan yang langsung dari Jakarta, jadi kami setuju lah untuk mampir ke Toraja. Dan lagiii, temen kantor gue Anggi ternyata orang asli Toraja dan ada rumah di sana, jadi kami ditawarin untuk menginap di rumahnya saja hihihi.