Saturday, 25 January 2014

Haruki Murakami - Norwegian Wood

NORWEGIAN WOOD
By Haruki Murakami (1987)
Translated by Jay Rubin
Published by Vintage in 2003
386 pages

This is the first book written in english I've ever read completely and as this book is a good read, I will write my review here. Okay this is also my first book review ever.

The story was about Toru Watanabe, a young Japanese boy who fell in love to Naoko, his dead-bestfriend's girl. Naoko's boyfriend, Kizuki, killed himself once he was 17 years old. Since that time, Naoko and Toru had never seen each other for about two years, and they met again accidentally in Tokyo where both of them studied in university.

Sunday, 5 January 2014

Lost in Sulawesi - Day 2: Toraja, the Land of Deads (Part 2)

Dari post sebelumnya:
Gue, Dara, dan Dana terbang ke Makassar dan langsung pergi ke Tana Toraja. Kami bermalam di rumah teman gue, Anggi, yang asli orang Toraja. Pagi ini kami pergi ke lokasi pemakaman pertama di Rante Lemo.

Menjelang siang, perjalanan kami lanjutkan ke Londa, di mana orang daerah tersebut memakamkan keluarganya di gua yang terletak di sana.

Kerbau aduan di pintu masuk Londa

Kami menyewa sebuah lampu gas seharga Rp30,000 untuk membantu penerangan selama berada di dalam gua, serta seorang pemandu (dengan bayaran seikhlasnya yang biasanya, katanya, sebesar Rp20,000). Menurut pemandu tersebut, makam di Londa ini khusus diperuntukkan bagi anggota marga Tolengke.

Wednesday, 9 October 2013

Lost in Sulawesi - Day 2: Toraja, the Land of Deads (Part 1)

Dari post sebelumnya:
Gue, Dara, dan Dana terbang ke Makassar dan langsung pergi ke Tana Toraja. Kami bermalam di rumah teman gue, Anggi, yang asli orang Toraja.

Pagi ini, jadwal kami adalah keliling di tempat wisata sekitar Tana Toraja. Dulu daerah Toraja termasuk dalam satu Kabupaten Tana Toraja, namun belakangan ini terbagi menjadi dua, yaitu Kabupaten Tana Toraja (ibukota Malake) dan Kabupaten Toraja Utara (ibukota Rantepao). Rumah Anggi sendiri terletak di Makale. Menurut keluarganya, pemecahan daerah ini terjadi karena masyarakat daerah Toraja Utara tidak pernah menjadi pemimpin daerah Tana Toraja.

Tana Toraja terletak di daerah pegunungan yang hawanya sejuk dan airnya dingin. Mandi pagi di sana rasanya udah kayak mandi di kampung halaman yang rasanya segeeerrrr. Kotanya kecil, pusat kotanya berupa sebuah kolam besar dengan patung pahlawan lokal Lakipadada. Di sekitarnya terletak bangunan-bangunan penting, seperti gereja kristen dan katolik, taman olahraga, gedung DPRD, rumah dinas pejabat daerah, kantor dinas pariwisata, satu-satunya universitas di Tana Toraja: Universitas Kristen Indonesia, serta sekolah-sekolah.

Panorama: Pusat Tana Toraja (kiri-kanan: gedung DPRD, gereja katolik, lapangan olahraga, UKI, patung Lakipadada)
Pusat Tana-Toraja (kiri-kanan: gereja kristen, gedung DPRD, patung Lakipadada, gereja katolik)